Doa Jawsyan Kabir Dan Terjemahan ((new)) Jun 2026
Membaca dan merenungi terjemahan Jawsyan Kabir dipercaya membawa berbagai manfaat spiritual, di antaranya:
Menjadi wasilah diampuninya dosa-dosa bagi yang membacanya dengan ikhlas. Kabulnya Doa:
Doa Jawsyan Kabir bukan sekadar untaian kata, melainkan sebuah samudra tauhid yang mengagungkan kebesaran Allah SWT. Dengan membaca teks Arab dan memahami terjemahannya, kita tidak hanya memohon perlindungan fisik, tetapi juga sedang memberi makanan rohani bagi jiwa kita agar selalu terpaut kepada Sang Khalik. Amalkanlah secara istiqamah, walau hanya beberapa pasal setiap harinya.
Doa Jawsyan Kabir (bahasa Arab: الجَوْشَن ٱلْكَبِير, Jawšan Kabīr ) secara harfiah berarti "Pelindung Dada Agung" atau "Baju Besi Besar". doa jawsyan kabir dan terjemahan
Artikel ini akan membahas secara mendalam sejarah, keutamaan, struktur doa, serta kutipan terjemahan dari doa yang agung ini. Sejarah dan Asal-Usul Doa Jawsyan Kabir
Subhanaka ya la ilaha illa Anta, al-ghawth al-ghawth, khallisna minan-nari ya Rabb. Terjemahan:
Contoh Bait Pertama dan Terjemahannya
Doa Jawshan al-Kabir terdiri dari 100 pasal (bagian). Setiap pasal berisi pujian kepada Allah dengan sebutan nama-nama-Nya yang indah, diakhiri dengan kalimat permohonan perlindungan. Berikut adalah teks lengkap bagian pembuka (pasal pertama) hingga sampel lanjutannya, disertai terjemahan.
Struktur doa ini terdiri dari , di mana setiap pasalnya mengandung 10 nama atau sifat Allah. Jadi, secara total terdapat 1000 nama Allah yang agung di dalamnya. Keutamaan Membaca Doa Jawsyan Kabir
: Terutama pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir (Lailatul Qadar). Malam Jumat : Waktu di mana pintu doa dibuka lebar-lebar. Sejarah dan Asal-Usul Doa Jawsyan Kabir Subhanaka ya
Tradisi yang paling masyhur adalah membaca Doa Jawsyan Kabir pada malam-malam bulan Ramadhan, terutama pada malam Lailatul Qadar. Banyak pesantren dan majelis taklim di Nusantara yang mengkhatamkan doa ini pada pertengahan atau akhir Ramadhan. Pembacaan secara berjamaah menciptakan getaran spiritual yang dahsyat, mengingatkan manusia akan keagungan Sang Pencipta di tengah hiruk-pikuk dunia.
: Allāhumma innī as’aluka bismika: Yā Hannān, yā Mannān, yā Dayyān, yā Burhān, yā Sulthān, yā Ridlwān, yā Ghufrān, yā Subhān, yā Musta‘ān, yā Dzal-manni wal-bayān.
Selain doa ini, ada juga doa-doa lain yang memiliki keutamaan besar. Simak selengkapnya di artikel Doa Rajab dan Keutamaannya, Amalan Bulan Istimewa. Selain doa ini
"Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb"